Menjalin Ukhuwah diatas Sunnah

Archive for the ‘Muamalah’ Category

10 Langkah Mewujudkan Ide Menjadi Bisnis

Langkah 1: Dapatkan ide

Dapatkan ide yang sesuai dengan gairah usaha Anda, sesuai dengan cita-cita, kekuatan, sumber daya, dan memiliki risiko yang masih bisa Anda toleransi. Namun, camkan dalam benak Anda, bahwa ide Anda ini baru sekadar hipotesis atau perkiraan, jangan dulu jatuh cinta terlalu dalam dengan ide Anda.

Langkah 2: Pikirkan kembali ide Anda dari semua sudut

Evaluasi kembali ide Anda, misalnya dengan memikirkan peluang yang diinginkan oleh investor Anda. Evaluasi secara mendalam dan analitis. Juga, siapa calon pelanggan Anda dan apa yang mereka cari sebenarnya? Berapa besar peluang bisnis Anda? Apakah waktunya tepat untuk memulai? Apa yang akan dikorbankan untuk memulai bisnis ini? Apakah pengorbanan Anda nantinya kira-kira akan sebanding dengan hasil yang didapatkan? Bagaimana model bisnis Anda? Dalam hal ini, sebuah business-plan (rencana bisnis) bisa menjadi acuan untuk mulai menganalisa semua itu.

(lebih…)

Waspadai Jeratan Gurita…..BANK…!!!!!

Waspadai Jeratan Gurita Bank!

  Bapak A ingin membangun rumah, namun dia tidak memiliki cukup uang untuk membeli materialnya. Lalu, dia pun meminjam ke bank untuk membangun rumah.

Bapak B ingin memulai usaha yang membutuhkan modal banyak, maka dia pun meminjam uang di bank. Sedangkan Bapak C terkena musibah, anaknya kecelakaan dan dirawat di rumah sakit sehingga membutuhkan biaya yang tinggi, maka dia pun lari ke bank untuk meminjan uang.

Gambaran di atas adalah sekelumit gambaran keadaan seseorang dalam kehidupan di dunia ini. Terkadang, seseorang dihadang kebutuhan mendadak yang harus segera ditunaikan, namun dia belum memiliki uang.

Apakah kondisi-kondisi tersebut bisa melegalkan seseorang untuk pinjam uang di bank? Apakah sebenarnya hukum meminjam uang di bank? Terus, bagaimana jika meminjam uang di bank syariat?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tesebut, maka seyogianya kita mengenal apa itu hakikat utang-piutang dalam Islam.

(lebih…)

Bursa Saham dalam Perspektif Islam

Bursa Saham dalam Perspektif Islam

Oleh: Prof. Dr. Shalah ash-Shawi dan Prof. Dr. ‘Abdullah al-Mushlih

 

Pendahuluan

Bursa adalah pasar yang di dalamnya berjalan usaha jual-beli saham. Berkaitan dengan hasil bumi, juga melibatkan para broker yang menjadi perantara antara penjual dengan pembeli.

Mengapa Dinamakan Bursa

Ada yang mengatakan, bahwa disebut sebagai bursa karena dinisbatkan kepada sebuah hotel di Belgia dimana kalangan konglomerat dan para broker berkumpul untuk melakukan operasi kerja mereka. Atau dinisbatkan kepada sorang lelaki Belgia bernama Deer Bursiah, yang memiliki sebuah istana tempat berkumpulnya kaum konglomerat dan para broker untuk tujuan yang sama.

(lebih…)

Setiap Orang Dapat Meraih Kesuksesan

Setiap Orang Dapat Meraih Kesuksesan

Setiap orang dapat meraih kesuksesan. Namun, benarkah bahwa sikap, mental, bahkan motivasi kita selama ini sudah menuju ke arah kesuksesan? Jika belum, maka kesuksesan yang Anda impikan barulah isapan jempol semata. Menjadi sukses bukanlah seperti berjalan di taman yang indah.

Sukses adalah sebuah pilihan yang dapat Anda buat. Sukses adalah mengenai pilihan apa yang Anda inginkan dalam kehidupan dan mengambil langkah penting untuk mencapainya. Sukses tidak akan berhenti sampai Anda meraihnya! Diperlukan proses (baca: waktu dan kesempurnaan ikhtiar) yang tak singkat. Namun, jika Anda mengikuti beberapa panduan dan memiliki dedikasi untuk menjadi “sesuatu”, Anda memiliki peluang besar untuk menjadi orang sukses. Meski demikian, masing-masing individu memiliki definisi sukses yang berbeda.
(lebih…)

Ayahku Pegawai Bank

Ayahku Pegawai Bank

Oleh  : Ust. Aris Munandar, S.S., M.A.

Suatu saat, Syekh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin mendapatkan pertanyaan sebagai berikut,

“Ayahku–semoga Allah mengampuninya–bekerja di bank ribawi. Apa hukumnya jika kami memanfaatkan uang gaji ayah untuk keperluan makan dan minum? Keluarga kami tidak memiliki pemasukan selain dari gaji ayah atau saudari kami yang tertua. Saudari kami tersebut bekerja. Apakah kami tinggalkan uang gaji ayah dan kami meminta segala kebutuhan kami kepada saudari kami yang tertua tersebut, namun kami adalah keluarga besar? Ataukah saudari kami itu tidak memiliki kewajiban untuk menafkahi kami sehingga kami harus memenuhi kebutuhan rumah dari gaji ayah?”
(lebih…)

Harta Haram Berubah Menjadi Halal

Harta Haram Berubah Menjadi Halal

Oleh  : Ust. Aris Munandar, S.S., M.A.

Syekh Shalih Alu Syaikh, Menteri Agama KSA saat ini, mengatakan, “Di antara permasalahan yang disinggung oleh para ulama ketika membahas hadits keenam dalam kitab Arbain An-Nawawiyyah (yaitu hadits yang berisi perintah untuk menjauhi sesuatu yang belum jelas kehalalannya, pent.) adalah permasalahan memakan harta orang yang pendapatannya bercampur antara sumber yang halal dengan sumber yang haram. Misalnya: Tetangga yang kita ketahui memiliki sumber pendapatan yang haram, berupa menerima uang suap, memakan riba, atau semisalnya, namun di sisi lain dia memiliki sumber pendapatan yang halal. Apa hukum harta orang semisal ini?

(lebih…)

Awan Tag